Diskusi Internal Dosen FH UNPAR : “ASEAN in Practice: Permasalahan dan Prospek Implementasi Personalitas Hukum Internasionalnya”

Oleh : Dyan F. D. Sitanggang, S.H., M.H.

Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) mengadakan diskusi internal pada 20 April 2017. Pada diskusi dengan tema Hukum Internasional ini, Dekan FH Unpar yakni Dr. Tristam Moeliono, S.H., M.H., LL.M. bertindak selaku Moderator. Pemateri memaparkan hasil penelitiannya terkait implementasi personalitas hukum internasional ASEAN dalam bentuk treaty-making practice. ASEAN sendiri adalah sebuah organisasi internasional regional di Asia Tenggara di mana Indonesia merupakan salah satu anggota –bahkan merupakan salah satu founding fathers. Treaty-making practice penting dikaji sebagai bukti ASEAN sebagai organisasi dalam berhadapan dengan negara-negara anggota dan/atau entitas hukum internasional lain, karena kenyataannya dunia telah bertransformasi menjadi global village sehingga eksistensi organisasi internasional adalah karakteristik komunitas internasional modern yang menjadi fasilitator dalam hubungan negara-negara.

Personalitas internasional berkaitan erat dengan kedaulatan. Negara-negara memberikan personalitas kepada organisasi seperti memberikan sebagian dari kedaulatannya, sebatas hanya untuk mencapai tujuan dari organisasi. Kerja sama internal dan eksternal ASEAN dalam bentuk pembuatan persetujuan internasional dianalisis dan dikaitkan dengan kewenangan dan sistem pertanggungjawaban hukumnya. Pemateri menyarankan agar negara-negara anggota sebaiknya secara spesifik menjabarkan bidang-bidang di mana ASEAN berkompeten membentuk persetujuan sesuai hukum internasional. Di samping itu, ASEAN perlu memperkuat kepatuhan anggota yang menandatangani persetujuan yang dibentuk di bawah koordinasi ASEAN – karena masalah utamanya adalah implementasi substansi persetujuan yang kurang efektif. ASEAN juga perlu membentuk persetujuan-persetujuan yang sifatnya lebih membumi atau menyentuh kehidupan masyarakat di negara-negara anggota. Namun di tengah ambisi menjadikan ASEAN signifikan di ranah internasional, yang terpenting adalah integrasi negara-negara anggota yang membuat ASEAN bisa bertahan untuk terus berkembang dan menunjukkan posisinya sebagai organisasi internasional.

X