Tim Forward 198 Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan kembali mengharumkan nama kampus

Tim Forward 198 Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara I Contract Drafting and Negotiation dan mendapatkan penghargaan Best Negotiation dalam kompetisi Gadjah Mada Legal Festival 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 18-20 Oktober 2019 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Pada Kesempatan kali ini, Forward 198 mengirim tim yang beranggotakan 7 (orang) orang, dengan 6 (enam) delegasi yaitu Nixie (2016200145), Fanny Dyah P (2016200047), Theressa Joanna (2017200019), Monique Alya (2017200020), Pasha Soulaiman (6051801200), dan Prajna Delfina (6051801160), dan 1 (satu) official yaitu Maria Johanna Angela (6051801160)  untuk mengiktui kompetisi tersebut.

Gadjah Mada Legal Festival 2019 adalah ajang kompetisi hukum bagi mahasiswa/i Fakultas Hukum seluruh Indonesia  yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Jenis kompetisi yang diadakan oleh Gadjah Mada Legal Festival adalah Kompetisi Contract Drafting and Negotiation, Kompetisi Mediasi, dan Kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah. Pada tahun ini, Gadjah Mada Legal Festival mengangkat tema “Hukum dan Teknologi Dalam Revolusi Industri 4.0”. Tim Forward 198 mengikuti kompetisi Contract Drafting and Negotiation dengan menyusun kontrak yang berjudul “Perjanjian Kerjasama Integrasi Sistem Pembayaran DOM-PAY dalam Aplikasi Angkut”.Kompetisi Contract Drafting and Negotiation ini dilangsungkan dalam bentuk tim menyusun kontrak sesuai dengan kasus posisi yang diberikan, kemudian ditampilkan dalam bentuk role play untuk proses negosiasi, kemudian dilanjutkan dengan presentasi isi kontrak dan sesi tanya jawab dari juri.

Persiapan untuk mengikuti lomba ini menghabiskan waktu selama 2 (dua) bulan untuk menyusun berkas kontrak, dan setelah pengumuman lolos babak final, persiapan dilakukan selama kurang lebih 2 (dua) minggu. Selama proses pemberkasan dan persiapan final, Tim Forward 198 mendapat bimbingan dari dosen pemimbing, yaitu bapak Aluisius Dwi Rachmanto dan ibu Theodora Pritadianing Saputri. Pada babak final Tim Forward 198 bersaing dengan 7 (tujuh) finalis lainnya yang berasal dari Universitas Indonesia, Univertsitas Dipenogoro, Universitas Brawijaya, Universitas Negri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjajaran, dan Universitas Islam Indonesia.