PILS x PLEADS Workshop in Collaboration with Hendra Soenardi “Acquisition of Private Company”

Parahyangan International Law Society (PILS) FH UNPAR bekerja sama dengan Padjajaran Law Research and Debate Society (PLEADS) FH Universitas Padjajaran dan firma hukum HENDRA SOENARDI mengadakan workshop bertajuk “Acquisition of Private Company” pada tanggal 26 & 27 November 2020 melalui platform Zoom Meeting. Workshop ini diadakan untuk melatih mahasiswa FH UNPAR dan FH UNPAD dalam memahami proses akuisisi terhadap suatu perusahaan tertutup.

Para pembicara dari workshop ini adalah para associates dari firma hukum Hendra Soenardi yang telah memiliki pengalaman yang luas dalam bidang merger & acquisition (M&A). Hari pertama pada workshop ini ditujukan untuk mentoring session. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa UNPAR dan UNPAD dibagi ke dalam empat kelompok di mana setiap kelompok ini mengikuti sesi mentoring yang dipimpin oleh para associates dari Hendra Soenardi. Tiap kelompok memiliki nama yang dibagi atas Buyer (perusahaan pembeli), Minority (perusahaan minoritas), Creditor (kreditur), dan majority (perusahaan mayoritas). Tujuan dari pembagian kelompok ini adalah untuk melatih para mahasiswa untuk memahami proses akuisisi perusahaan tertutup dari point of view atau sudut pandangyang berbeda dari setiap pihak yang memiliki peran dalam proses tersebut.

Pada hari kedua, para peserta mengikuti workshop session tanpa dibagi kedalam empat kelompok seperti dihari pertama. Pembicara dihari kedua dari workshop ini adalah Senior Associates dari Hendra Soenardi yaitu; Victor Tanojo S.H., dan Raisa Rinaldi S.H. Dalam sesi ini pembicara melakukan penyampaian materi serta tanya jawab dengan peserta mengenai hal-hal yang telah didiskusikan oleh para peserta pada saat mentoring session di hari pertama.

Dari acara ini, PILS dan PLEADS berharap agar mahasiswa FH UNPAR & UNPAD memiliki bekal ilmu tentang proses akuisisi perusahaan tertutup sehingga dapat mengimplementasikan ilmu tersebut pada saat menjadi legal practitioner di masa yang akan datang

-Jason Sumarauw