TIM FH UNPAR MENCAPAI PERINGKAT 8 BESAR DI KOMPETISI VIS INTERNATIONAL COMMERCIAL ARBITRATION MOOT

Tim Moot Court Fakultas Hukum UNPAR (Parahyangan International Law Society atau PILS) berhasil menorehkan sejarah dengan mencapai babak Quarter Final dalam kompetisi tingkat internasional Willem C. Vis (East) International Commercial Arbitration Moot Competition. Kompetisi ini setiap tahunnya diadakan di Hong Kong. Namun, dikarenakan adanya pandemi COVID-19, kompetisi tahun ini akhirnya dijalankan secara virtual melalui platform zoom pada tanggal 14 Maret – 20 Maret 2021. Tim FH Unpar terdiri dari Christopher Cusan (2017), Gabriela Angelica (2018), Elvina (2019), Myria Athayyani (2019), Tiara Ananda Kartika (2019) serta Team Supervisor Evelyn Tanissa (2017), Elisabeth Tania (2017), Jason Daniel Edgar (2017), Sherly Xu (2017).

Kompetisi Vis Moot merupakan salah satu kompetisi moot court paling prestisius di dunia terutama untuk bidang arbitrase komersial. Peserta dalam kompetisi tahun ini diikuti oleh 147 universitas serta lebih 33 negara termasuk berbagai universitas ternama seperti Harvard University, Monash University, Singapore Management University, dll. Kasus yang ditandingkan pada Willem C. Vis Moot tahun ini adalah sengketa tentang intellectual property rights dalam kontrak kolaborasi penelitian serta penjualan vaksin dan apakah penjual melanggar kontrak berdasarkan United Nations Convention on Contracts for the International Sale of Goods (CISG). Selain itu, terdapat juga permasalahan hukum yang bersifat prosedural mengenai penggabungan pihak ketiga dan pelaksanaan witness and expert hearing secara virtual.

Pada kompetisi tahun ini, tim FH Unpar meraih peringkat 8 besar dari total 147 tim yang berkompetisi. Pencapaian tersebut merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Tim FH UNPAR mengingat hanya 2 universitas di Indonesia yang dapat meraih posisi 8 besar dalam sejarah Vis Moot di Hong Kong.

Dalam babak Preliminary Rounds, Tim FH UNPAR berhasil mengungguli tim dari Campbell University School of Law, Instituto Tecnolögico Autönomo de México, School of Law National Chiao Tung University, dan Peking University. Pada babak 32 besar Tim FH UNPAR mengalahkan tim dari University of Cincinnati College of Law dan di babak 16 besar tim FH UNPAR berhasil mengalahkan Istanbul University. Sayangnya, pada babak 8 besar Tim FH UNPAR harus menghentikan jalannya karena dikalahkan oleh Fordham University School of Law. Kendati demikian, pencapaian ini merupakan prestasi terbesar yang pernah dicapai oleh Tim FH UNPAR selama mengikuti kompetisi Vis Moot. 

Hasil yang menggembirakan ini sekaligus menjadi dorongan bagi FH Unpar dan Parahyangan International Law Society (PILS), organisasi mahasiswa yang mengkoordinasikan persiapan tim moot court internasional Unpar, untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswa FH Unpar dan berkompetisi di tingkat global sebagai salah satu fakultas hukum terkemuka di Indonesia. 

Prestasi ini pun juga merupakan hasil dukungan yang luar biasa dari banyak pihak yang telah memberikan sumbangan pikiran dan waktu untuk membantu persiapan materi hukum tim. Tim Vis FH Unpar dilatih serta mendapatkan arahan dari para dosen John Lumbantobing, S.H., LL.M., MCIArb., dan Theodora Saputri, S.H., LL.M. FH Unpar dan PILS juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada penasihat eksternal tim Vis, Dr. Gustaaf Reerink, FCIArb dari Ali Budiardjo, Nugroho, Reksodiputro, Ari Bessendorf dan Michael Tardif dari Allen & Overy, Ginting & Reksodiputro, Narendra Adiyasa, FCIArb dari Hiswara, Bunjamin & Tandjung (FH Unpar ‘98, Jessup ‘02 & ‘03), Kendista Wantah, FCIArb dari Singapore International Arbitration Centre (FH Unpar ‘06, Jessup ‘10), Adrian Panata dari Frans Winarta & Partners (FH Unpar ‘11, Asia Cup ‘15), Jessica Bellamy dari Christian Teo & Partners (FH Unpar ‘11, Jessup ’13 & ’14), Joselyne Lesmana dari AC Ventures (FH Unpar ‘13, Asia Cup ‘15), Michelle Angelina dari Ali Budiardjo, Nugroho, Reksodiputro (FH Unpar ‘15, Vis ‘17 & ‘18), Michelle Gracia Susilo dari Assegaf Hamzah & Partners (FH Unpar ‘15, Vis ‘17 & ‘18), dan Einar Fausta Hertianto dari Parulian Situmorang & Partners (FH Unpar ‘16, Jessup ‘18 & Vis ‘19). Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para alumni & penasihat. Dirgahayu FH Unpar!