Evaluasi Perkuliahan

Berdasarkan Keputusan Rektor UNPAR Nomor III/PRT/2011-11/211 tentang Evaluasi Keberhasilan Belajar dalam Matakuliah dan Evaluasi Tahap Keberhasilan Belajar pada Program Sarjana dan Program Diploma-III di Universitas Katolik Parahyangan, ditetapkan beberapa jenis evaluasi keberhasilan belajar mahasiswa yang terdiri atas:

1. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tiap Matakuliah

Evaluasi ini dilakukan segera setelah mahasiswa menyelesaikanseluruh komponen kegiatan yang disyaratkan dalam suatu mata kuliah. Di Fakultas Hukum proses penghitungan Angka Akhir (AA) suatu matakuliah dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Komposisi lengkap dari komponen angka setiap mata kuliah adalah:

Angka Rata Rata Tugas (ART) 20 %
Angka Ujian Tengah Semester (AUTS) 30 %
Angka Ujian Akhir Semester (AUAS) 50 %

b) Apabila dalam suatu matakuliah tidak ada Angka Rata-rata Tugas, maka komposisinya adalah:

Angka Ujian Tengah Semester (AUTS) 40 %
Angka Ujian Akhir Semester (AUAS) 60 %

c) Khusus untuk matakuliah keterampilan seperti, Bahasa Indonesia dan Kemahiran Hukum, Perancangan Kontrak Bisnis, Perancangan Dokumen Regulasi, Penalaran Hukum, Simulasi Proses Peradilan,Teknik Penyelesaian Perkara Perdata / Masalah Pajak dapat dilakukan pembobotan antara ART, AUTS dan AUAS secara berbeda. Komposisi bobot matakuliah keterampilanadalah sebagai berikut :

Angka Rata Rata Tugas (ART) 40 %
Angka Ujian Tengah Semester (AUTS) 30 %
Angka Ujian Akhir Semester (AUAS) 30 %

Penentuan Nilai Akhir (NA) seorang mahasiswa dalam suatu mata kuliah pada prinsipnya dilakukan dengan mengkonversi AA ke dalam NA dengan Penilaian Acuan Patokan (PAP) sebagai berikut:

Angka Akhir Nilai Akhir Bobot Nilai Akhir Keterangan
80 – 100 A 4 Lulus/Sangat Baik
70 – 79 B 3 Lulus/Baik
60 – 69 C 2 Lulus/Cukup
50 – 59 D 1 Lulus/Kurang
0 – 49 E 0 Tidak Lulus/Buruk

Berdasarkan pertimbangan akademik,Dekan dapat memutuskan untuk melakukan konversi AA menjadi NA dalam suatu mata kuliah dengan Penilaian Acuan Normal (PAN). Konversi dengan menggunakan PAN pada prinsipnya dilakukan atas seluruh kelas paralel mata kuliah yang bersangkutan, kecuali oleh Dekan ditentukan lain.

Apabila mahasiswa tidak mengikuti UTS dan/atau UAS sehingga komponen nilai UTS dan/atau UAS kosong, maka secara otomatis AA = 0 dan NA = E.

Mahasiswa yang sudah menempuh matakuliah tertentu dan sudah menempuh ujiannya dengan Nilai Akhir B, C, D diperkenankan mengulang seluruh kegiatan dengan mendaftarkan matakuliah tersebut dalam tahap pendaftaran atau perubahan Rencana Studi.

2. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tiap Semester

Evaluasi ini dilakukan pada tiap semester,segera setelah mahasiswa menempuh Ujian Akhir Semester. Keberhasilan Belajar seorang mahasiswa tiap semester dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS).

Proses penghitungan Indeks Prestasi Semester (IPS) dilakukan sebagai berikut:
a. Menghitung SKS. x bobot NA untuk tiap matakuliah yang ditempuh.
b. Menjumlahkan hasil perhitungan SKS. x bobot NA untuk semua matakuliah yang ditempuh pada semester yang bersangkutan, atau ∑ (SKS. x bobot NA).
c. Menghitung IPS, dengan rumus :

∑ (SKS. x bobot NA)
IPS = ————————————————————-
∑SKS.

IPS selain mengukur keberhasilan belajar seorang mahasiswa untuk semester tersebut, juga digunakan untuk menentukan beban kredit yang dapat ditempuh pada semester berikutnya, dengan ketentuan sebagai berikut:

IP Semester Hak Tempuh Pada Semester Berikutnya
≥ 3,00 Maksimum 24 SKS.
2,50 – 2,99 Maksimum 21 SKS.
≤ 2,49 Maksimum 18 SKS.

Apabila dalam suatu tahun kuliah diselenggarakan Semester Pendek, maka keberhasilan belajar mahasiswa dalam Semester Pendek tersebut tidak dapat digunakan untuk menentukan hak tempuh Semester Ganjil tahun akademik berikutnya. Hak tempuh semester ganjil suatu tahun kuliah ditentukan IPS Semester Genap tahun kuliah sebelumnya.

3. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Pertama

Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Pertama dilakukan pada akhir 2 (dua) tahun pertama atau pada akhir masa studi terpakai selama 4 (empat) semester terhitung sejak mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UNPAR. Keberhasilan Belajar Tahap Pertama ini diukur dengan jumlah SKS. yang telah lulus dan Indeks Prestasi Tahap Pertama (IPT I). Jumlah SKS. yang telah lulus dan IPT ini digunakan untuk menentukan dapat atau tidaknya mahasiswamelanjutkan studinya di Fakultas Hukum UNPAR.Seorang mahasiswa dapat melanjutkan studi di Fakultas Hukum UNPAR setelah 2 (dua) tahun pertama bila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
a. telah lulus minimal 30 (tiga puluh) SKS.;
b. IPT II ≥ 2.00.

4. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Kedua

Evaluasi ini dilakukan terhadap para mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam evaluasi keberhasilan belajar Tahap Pertama,pada akhir 2 (dua) tahun kedua atau pada akhir masa studi terpakai selama 8 (delapan) semester terhitungsejak mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UNPAR. Keberhasilan Belajar Tahap Kedua ini diukur dengan jumlah SKS. yang telah lulus dan Indeks Prestasi Tahap Kedua (IPT II). Jumlah SKS. yang telah lulus dan IPT II ini digunakan untuk menentukan apakah mahasiswa dapat atau tidaknya melanjutkan studinya di Fakultas Hukum UNPAR.

Seorang mahasiswa boleh melanjutkan studidi Fakultas Hukum UNPAR setelah 2 (dua) tahun kedua bila memenuhi syarat-syarat, sebagai berikut :
a. telah lulus minimal 75 (tujuh puluh lima) SKS.;
b. IPT II ≥ 2.00.

5. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Akhir

Evaluasi ini dilakukan terhadap mahasiswa yang telah lulus Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Pertama dan Tahap Kedua, saat mahasiswa akan segera menyelesaikan Program Studi Strata 1 (S – 1), atau selambat – lambatnya pada akhir tahun ke – 7 (tujuh), atau pada akhir masa studi terpakai selama 14 (empat belas) semester terhitung sejak mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UNPAR. Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Akhir ini diukur dengan jumlah SKS. yang telah lulus dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Seorang mahasiswa berhak untukdinyatakan berhasil menyelesaikan Program Studi S – 1 Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Unpar bila memenuhi syarat-syarat :
a. telah lulus 144 (seratus empat puluh empat) SKS., sesuai dengan susunan mata kuliah dalam kurikulum yang berlaku;
b. IPK ≥ 2,00;
c. masa studi terpakai tidak lebih dari 14 (empat belas) semester;
d. memiliki kemampuan Bahasa Inggris sesuai dengan kriteria yang diatur dalam Keputusan Rektor Unpar Nomor : III/PRT/2011 – 08/148 tentang Standar Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan.

6. Batas Waktu Evaluasi Keberhasilan Belajar.

Batas waktu Evaluasi Keberhasilan Belajar Mahasiswa Fakultas Hukum Unpar, dapat diketahui melalui tabel di bawah ini :

No Mahasiswa Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap I Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap II Evaluasi Keberhasilan Belajar Tahap Akhir
1. Angkatan 2011 Semester Genap 2017/2018
2. Angkatan 2012 Semester Genap 2018/2019
3. Angkatan 2013 Semester Genap 2019/2020
4. Angkatan 2014 Semester Genap 2017/2018 Semester Genap 2020/2021
5. Angkatan 2015 Semester Genap 2018/2019 Semester Genap 2021/2022
6. Angkatan 2016 Semester Genap 2017/2018 Semester Genap 2019/2020 Semester Genap 2022/2023
7. Angkatan 2017 Semester Genap 2018/2019 Semester Genap 2020/2021 Semester Genap 2023/2024
X