Kegiatan Perkuliahan Dan Ujian

C. Kegiatan Perkuliahan

Setiap mahasiswa yang telah mendaftarkan rencana studinya secara sah pada masa Pendaftaran Rencana Studi dan/atau masa Perubahan Rencana Studi berhak mengikuti seluruh kegiatan perkuliahan pada semester yang bersangkutan. Kegiatan perkuliahan dapat dibedakan dalam:

  1. Kegiatan Tatap Muka Terstruktur dan Terjadwal (KTMTT) Dalam Bentuk Kuliah Selama 50 Menit/1 SKS./Minggu.
  2. Sesuai dengan Jadwal Kuliah Tetap, kegiatan Tatap Muka Terstruktur dan Terjadwal dalam bentuk kuliah untuk setiap matakuliah diselenggarakan di dalam kelas-kelas paralel, yang berisi kurang lebih 50 (lima puluh) mahasiswa dengan waktu 50 menit per 1 (satu) SKS.untuk setiap Minggu.
    Pada dasarnya mahasiswa harus berada di dalam maupun meninggalkan ruang kuliah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Penyimpangan terhadap ketentuan tersebut dapat diberikan atas izin dosen kelas.

    Setiap mahasiswa wajib mengikuti Kegiatan Tatap Muka Terstruktur dan Terjadwal untuk setiap matakuliah sekurang-kurangnya 80% dari jumlah kehadiran dosen kelas sejak masa Uji Coba Rencana Studi.

    Mahasiswa harus menyadari bahwa 20% ketidakhadirannya bukan berarti ia memiliki hak bolos, melainkan sebagai cadangan bila ia berhalangan hadir karena sakit, atau karena alasan-alasan lain yang sah.

    Instrumen yang digunakan untuk mendata dan menghitung jumlah kehadiran mahasiswa pada kegiatan tatap muka terstruktur dan terjadwal adalah Daftar Hadir Kuliah, yang ada pada dosen kelas. Pada setiap perkuliahan dosen akan mengedarkan Daftar Hadir Kuliah atau memanggil nama mahasiswa peserta kuliah.

    Jika mahasiswa tidak hadir dalam kegiatan tatap muka terstruktur dan terjadwal, maka mahasiswa wajib memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

    1. Seorang mahasiswa dapat menyampaikan dokumen-dokumen untuk menerangkan ketidakhadirannya dalam kegiatan tatap muka/kuliah, seperti Surat Keterangan Dokter, Surat Tugas dari Fakultas/Universitas, Surat Dispensasi dari Pimpinan Fakultas/Universitas. Dokumen-dokumen tersebut hanya akan diperhitungkan dalam penetapan Hak Tempuh Ujian Akhir Semester, apabila kehadiran mahasiswa telah mencapai sekurang-kurangnya 60% dari kegiatan tatap muka/kuliah yang diselenggarakan oleh dosen pada semester yang bersangkutan.
    2. Dokumen-dokumen yang digunakan untuk membuktikan ketidakhadiran mahasiswa sebagaimana dimaksud pada huruf a) harus diserahkan ke Tata Usaha Fakultas selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sejak dokumen tersebut ditandatangani/diterbitkan.
    3. Penyerahan dokumen-dokumen yang membuktikan ketidakhadiran mahasiswa sebagaimana dimaksud pada huruf b)dilakukan dengan mengisi Formulir Penyerahan Dokumen Ketidakhadiran Kuliah yang disediakan fakultas, dan mahasiswa akan mendapatkan tanda terima.
    4. Pimpinan Fakultas melakukan pengecekan terhadap kebenaran dan keabsahan Dokumen Ketidakhadiran Kuliah. Apabila ditemukan hal yang membuktikan sebaliknya, maka Pimpinan Fakultas berwenang mengambil tindakan berupa;
      • pembatalan hak tempuh semua matakuliah semester yang bersangkutan,dan/atau
      • skorsing selama satu semester atau lebih,dan/atau
      • melaporkan mahasiswa yang bersangkutan kepada pihak yang berwajib.
  3. Kegiatan Akademik Terstruktur (KAT) Dalam Bentuk Penugasan/Pekerjaan di Luar Kelas Selama 60 Menit/1 SKS./Minggu.
  4. Kegiatan Akademik Terstruktur untuk setiap matakuliah, dalam bentuk penugasan/pekerjaan di luar kelas, dapat berupa :
    o Resume buku/bab tertentu;
    o Kliping disertasi analisa;
    o Mengerjakan modul;
    o Presentasi dan Diskusi;
    o Menyusun paper atau makalah; dan
    o Test formatif.
    Nilai Tugas yang diberikan oleh dosen merupakan salah satu komponen penentuan Nilai Akhir (NA) suatu matakuliah. Namun, jumlah tugas yang diikuti oleh mahasiswa bukan merupakan prasyarat untuk menentukan hak tempuh mengikuti Ujian Akhir Semester.

  5. Kegiatan Mandiri yang Tidak Terstruktur dan Tidak Terjadwal Selama 60 Menit/1SKS./Minggu.
  6. Kegiatan Mandiri yang Tidak Terstruktur dan Tidak Terjadwal Selama 60 Menit/1SKS./Minggu adalah kegiatan yang dilaksanakan atas inisiatif dan kesadaran dosen/mahasiswa sendiri, misalnya bagi dosen dengan mengembangkan materi kuliah, sedangkan bagi mahasiswa dengan membaca buku-buku yang relevan dengan materi kuliah. Secara skematik, kegiatan perkuliahan untuk suatu matakuliah tertentu adalah sebagai berikut:


    Jenis Kegiatan Waktu Mahasiswa Dosen
    Kegiatan Tatap Muka Terstruktur dan Terjadwal Bobot SKS. matakuliah x 50 Menit/ Minggu Mengikuti tatap muka/Kuliah dari dosen di ruang kuliah Menyelenggarakan Tatap Muka/Kuliah di ruang kuliah kepada mahasiswa
    Kegiatan Akademik Terstruktur Bobot SKS. matakuliah x 60 Menit/ Minggu Mengerjakan tugas/pekerjaan di luar kelas dari dosen Merencanakan, menugaskan dan mengevaluasi tugas/pekerjaan di luar kelas mahasiswa
    Kegiatan Mandiri Bobot SKS. matakuliah x 60 menit/Minggu Mengembangkan diri misalnya membaca buku, melakukan penelitian Mengembang- kan materi kuliah, melakukan penelitian

    D. Kegiatan Ujian

    Kegiatan Ujian terdiri dari Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). UTS adalah kegiatan ujian yang bertujuan mengevaluasi penguasaan materi perkuliahan selama setengah semester, sedangkan UAS adalah kegiatan ujian yang dimaksudkan untuk mengevaluasi penguasaan keseluruhan materi matakuliah secara komprehensif.

    Dengan memperhatikan ketentuan yang dimuat pada Huruf C angka 1 huruf a) di atas, untuk mengikuti UAS satu matakuliah tertentu, mahasiswa harus memenuhi syarat sebagai berikut ;
    1. telah mengikuti kegiatan tatap muka/kuliah matakuliah yang bersangkutan sekurang – kurangnya 80% dari tatap muka yang telah diselenggarakan oleh dosen kelas; dan
    2. telah mengikuti UTS matakuliah yang bersangkutan.

    Jika salah satu dari kedua syarat tersebut tidak dipenuhi, maka mahasiswa kehilangan hak untuk menempuh UAS matakuliah yang bersangkutan.

    Fakultas telah menetapkan Jadwal Kegiatan UTS maupun UAS, baik pada Semester Ganjil maupun Genap Tahun Akademik 2016/2017, sebagaimana tercantum dalam Lampiran 3, 4, 6 dan 7.

    Sebelum pelaksanaan Ujian setiap matakuliah dimulai, mahasiswa wajib memperhatikan pengumuman Fakultas mengenai haknya untuk menempuh UTS maupun UAS, di pintu masuk ruang ujian. Bagi mahasiswa yang bermasalah dengan penempuhan UTS atau UAS suatu matakuliah, harus menghubungi Kepala Tata Usaha sebelum memasuki ruang ujian.

    E. Tata Tertib Pelaksanaan Ujian
    1. Umum:

    a) Setiap mahasiswa yang akan menempuh ujian tertulis (selanjutnya disebut Peserta Ujian) wajib hadir di tempat pelaksanaan ujian selambat-lambatnya 15 (lima belas) menit sebelum ujian dimulai.
    b) Peserta Ujian harus berpakaian rapih dan bersepatu.
    c) Peserta Ujian harus berperilaku tertib dan menjaga suasana tenang sejak memasuki ruang ujian dan selama ujian berlangsung.
    d) Peserta Ujian dilarang membawa senjata api, senjata tajam, dan benda lain yang dapat mengganggu suasana ujian maupun yang membahayakan.
    e) Peserta Ujian harus telah mematikan handphone dan alat komunikasi elektronik apapun sejak memasuki ruang ujian.
    f) Peserta Ujian yang terlambat tidak diperkenankan memasuki ruang ujian, kecuali atas izin khusus dari pimpinan fakultas.
    g) Peserta Ujian harus mencari sendiri nomor ujianyang ditempel pada kursi, sesuai dengan nomor ujian yang telah ditempel di depan pintu masuk ruang ujian.
    h) Peserta Ujian harus membawa alat-alat tulis sendiri, seperti ballpoint, pinsil 2B, penghapus, penggaris.
    i) Peserta Ujianwajib membawa dan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berlaku kepada Pengawas Ujian.

    2. Tata Tertib Pada Saat Ujian Berlangsung :

    a) Peserta Ujian dilarang membuka/membaca buku, catatan, bahan bacaan lainnya(kecuali ditentukan lain di dalam soal ujian), atau berbicara dengan Peserta Ujian lain, sejak memasuki ruang ujian.
    b) Pada saat naskah ujian dibagikan, Peserta Ujian dilarangmembuka atau membaca soal dan atau mulai mengerjakan soal ujian, sebelum aba-aba dimulainya ujian diberikan oleh PenanggungJawab ruang ujian.
    c) Peserta Ujian wajib mengisi identitas (Nama, NPM, Kelas, Nomor Ujian dan Kode Mata Kuliah) pada lembar jawab maupun lembar soal.
    d) Peserta Ujian dilarangmelakukan segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan ujian dan pelanggaran terkait batas waktu ujian.
    e) Peserta Ujian dilarang menyontek, bekerjasama, memberikan dan atau menerima bantuan dari mahasiswa lain.
    f) Peserta Ujian dengan alasan apapun dilarang menggunakan/-mengeluarkan handphone dan alat komunikasi elektronik lainnya selama saat ujian berlangsung.
    g) Untuk ujian yang berlangsung selama 60 menit Peserta Ujian dilarang meninggalkan ruangan sebelum ujian berakhir.
    h) Untuk ujian yang berlangsung lebih dari 60 menit, peserta ujian hanya boleh meninggalkan ruang ujian dengan ijin dari pengawas.

    F. S a n k s i :

    Peserta ujian yang tidak mentaati Tata Tertib Pada Saat Ujian berlangsung di atas akan dikenakan sanksi berupa :
    a. Tahap I :Peringatan.
    b. Tahap II :Peringatan II yang diikuti pencatatan Nomor Pokok pada berita acara ujian dan konduite mahasiswa;
    c. Tahap III :Pengguguran hak tempuh ujian untuk matakuliah yang bersangkutan.
    d. Tahap IV :Pengguguran hak tempuh untuk seluruh matakuliah pada semester berjalan.
    Peserta ujian yang melanggar ketentuan Tata Tertib Ujian pada butir 2.d langsung dikenakan sanksi tahap III. Peserta ujian yang melanggar ketentuan Tata Tertib Ujian pada butir 2.etlangsung dikenakan sanksi tahap IV.

X